Kamis, 05 Januari 2012

Tentang Bahagia

       Mereka adalah sebuah keluarga . Mencari nafkah bersama disekitaran bundaran Balaikota Malang . Panas terik matahari atau hujan deras tak menyurutkan sang Ayah untuk menyemangati keluarganya . Sebut saja nama bapak ini " Pak Hasim " . Beliau adalah penjual kios keliling selama 4 tahunan ini . Sebelumnya beliau juga pernah menjadi tukang becak selama 7 tahun . Memiliki 2 orang anak , laki-laki ( 8thn) dan perempuan ( 4thn) . Mungkin kita tak melihat betapa berartinya Pak Hasim dimata kita , tapi pandanglah dengan mata yang lebih terbuka . Sengaja memang saya sering mampir ke kios beliau , untuk sekedar ngobrol-ngobrol dan menyeruput kopi buatannya . Awalnya saya hanya menganggap beliau adalah orang biasa dengan pekerjaan kelilingnya . Namun setelah berpuluh-puluh kali mampir ke kiosnya , saya melihat sesuatu yang bahkan saya sendiri belum mampu melakukannya .

      Hari itu dimana saya pulang kerja sekitar pukul 6 pagi di sekitaran stasiun Kota Lama Malang . Pak Hasim sudah bersiap menyiapkan semua dagangan dan kopi di kiosnya , saya mampir untuk menikmati pagi bersama beliau dan keluarganya . Bercerita banyak hal dengan beliau , sesekali saya merasakan apa yang terjadi pada keluarga ini . Kekuatan keluarga ini adalah pada KEBAHAGIAANnya dan Cara bersyukurnya . Hanya dengan penghasilan yang tak jelas menurut beliau bisa menghidupi kedua anaknya dan biaya sekolah anaknya . Saya juga sebagai orang yang sering mampir ke kiosnya sering melihat kebahagiaan yang terpancar dari mata keluarga ini . Sesekali mereka bercanda dibawah pohon rindang , sesekali mereka menghitung rejeki penghasilan hari ini dengan senyum di wajahnya walaupun kadang penghasilan yang didapat tak sesuai yang di harapkan . Namun mereka tetap mencari , dan tetap mencari . Kadang saya heran karena ada beberapa sekelompok pelajar yang datang dan sengaja tak membayar atau kasarnya melarikan diri . Dan itu mereka lakukan berkali-kali terhadap Pak Hasim dan keluarganya . Namun yang saya tau beliau selalu berkata " Gakpapa , mungkin itu bukan rejeki kita hari ini . Nantikan dikembalikan sama Tuhan , pasti kok " . Saya tersentak pada sesuatu hal yang mungkin sulit kita pahami . Entah apa yang saya pikirkan , beliau adalah salah satu orang yang menginspirasi hidup saya . Kerja keras beliau tak tergantikan bagi keluarganya , bahkan pernah saat beliau sakitpun beliau masih menyempatkan berjualan walaupun cuma sebentar .

    Jujur saya iri dengan kebahagiaan keluarga ini , dimana mereka saling mengisi satu dengan yang lain . Menjadikan semuanya adalah hal yang wajib disyukuri . Bahagia sekali melihat keluarga Pak Hasim ini , menguatkan saya disetiap saya merasa kesepian . Dan satu hal yang saya percaya , kedua anak Pak Hasim kelak akan menjadi orang sukses . Entah kenapa saya melihat dan berkata seperti itu didalam hati . Bahkan untuk belajarpun kedua anak Pak Hasim menyempatkan diri sambil membantu kedua orang tuanya berjualan . Ya inilah keluarga mereka , memiliki harta yang lebih dari emas yaitu Kebahagiaan . Dan yang saya tau ternyata saya belum pandai mensyukuri apa yang sudah ada dalam hidup saya ini . They are the lights for everyone , They learn to find , something that called Pursuit Of Happiness .

1 komentar:

  1. I just read your blog, and I like you that this story.:)

    BalasHapus